Universitas Islam Nasional Bogor Perkuat Sinergi Kemenag Kota Bogor Bersama 5 Perguruan Tinggi Menuju Madrasah Mendunia
Admin Website | 29 September 2026 | Dibaca 45 kali |

Bogor, 29 September 2026— Universitas Islam Nasional Bogor menegaskan komitmennya memperkuat kemitraan strategis dengan Kementerian Agama Kota Bogor dalam peningkatan mutu pendidikan, penelitian, pengembangan kompetensi guru, moderasi beragama, dan penguatan jejaring pendidikan internasional.

Komitmen tersebut disampaikan Rektor Universitas Islam Nasional Bogor, Dr. Ernawati, S.E., M.Pd., dalam pertemuan penguatan kemitraan Kemenag Kota Bogor bersama lima perguruan tinggi mitra yang berlangsung di Universitas Djuanda Bogor, Ciawi, Selasa, 29 September 2026. Pertemuan mengangkat tema 'Menggugah Perguruan Tinggi Membawa Madrasah Kota Bogor Mendunia”, dengan fokus kemitraan strategis untuk mutu pendidikan, toleransi, dan layanan publik.

Dalam sambutannya, Dr. Ernawati menyampaikan bahwa Universitas Islam Nasional Bogor siap berkontribusi melalui program yang langsung menyentuh kebutuhan madrasah dan masyarakat. Salah satunya adalah memberikan akses pendidikan tinggi bagi guru-guru yang belum memiliki kesempatan kuliah, sehingga kualifikasi dan kompetensi tenaga pendidik dapat terus ditingkatkan.


Universitas Islam Nasional Bogor juga telah menjalin kerja sama dengan MIN Kota Bogor, termasuk dalam pengembangan Kurikulum Berbasis Cinta. Kerja sama tersebut akan terus didorong melalui penelitian dan kolaborasi dengan berbagai unit di lingkungan Kementerian Agama.

Di bidang penelitian dan publikasi, LP2M Universitas Islam Nasional Bogor siap memperluas kolaborasi riset bersama Kemenag, madrasah, dan perguruan tinggi mitra. Dukungan tersebut diperkuat dengan keberadaan 16 jurnal terakreditasi yang dapat menjadi sarana publikasi dan diseminasi hasil penelitian.

“LP2M kami siap berkolaborasi dalam penelitian dan publikasi. Kami berharap potensi yang dimiliki Universitas Islam Nasional Bogor dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan mutu pendidikan madrasah,” ujar Dr. Ernawati.


Mendukung Madrasah Mendunia

Komitmen Universitas Islam Nasional Bogor juga diperkuat melalui kerja sama internasional dengan Universiti Islam Selangor dan Universiti Sains Islam Malaysia. Jejaring tersebut diharapkan dapat mendukung program Kemenag Kota Bogor “Madrasah Mendunia”, terutama dalam penguatan bahasa asing, wawasan global, penelitian kolaboratif, dan pengembangan jejaring akademik internasional.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bogor, H. Mahmudi Affan Rangkuti, S.Pd.I., M.E.I., menekankan pentingnya keterlibatan perguruan tinggi dalam menjawab berbagai persoalan pendidikan madrasah. Dari sekitar 270 lembaga RA-MI-MTs-MA dengan 37.819 peserta didik dan 2.121 guru, masih terdapat kebutuhan penguatan infrastruktur, laboratorium bahasa, kompetensi pedagogik dan profesional guru, hubungan industrial kependidikan, serta kemampuan bahasa asing.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Kemenag Kota Bogor mendorong kemitraan perguruan tinggi melalui pendampingan madrasah, berbagi fasilitas, magang mengajar, riset kolaboratif, peningkatan bahasa asing, serta jalur afirmasi pendidikan tinggi dalam dan luar negeri.

Perguruan tinggi juga diharapkan berkontribusi dalam membangun Bogor sebagai kota toleransi** melalui kajian moderasi beragama, KKN tematik, riset indeks kerukunan umat beragama, serta peningkatan kapasitas guru dan siswa sebagai fasilitator dialog lintas iman.

Wakil Rektor I Universitas Djuanda Bogor,  Dr. Aal Lukmanul Hakim, S.H., M.H., menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki sumber daya manusia yang dapat dikolaborasikan untuk menjawab kebutuhan masyarakat melalui **pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat**.

Menurutnya, tantangan perguruan tinggi saat ini adalah memastikan hasil pendidikan dan penelitian dapat masuk ke tahap hilirisasi sehingga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi Universitas Islam Nasional Bogor untuk memperkuat sinergi dengan Kemenag Kota Bogor melalui program pendidikan, penelitian, pengabdian, pengembangan guru, dan jejaring internasional. Sinergi tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan madrasah yang bermutu, berkarakter, toleran, dan berwawasan global menuju Madrasah Mendunia.

BAGIKAN :