Belajar dari Kampung Inovatif, Mahasiswa KKN Kelompok 5 Kalisuren Gali Inspirasi di Malaka Jaya
Tim Media |
21 Agustus 2026 |
Dibaca 38 kali |
Jakarta Timur, Kamis (6/8/2026) — Mahasiswa KKN Kelompok 5 Desa Kalisuren melakukan kunjungan observasi ke RT 08/RW 04, Kelurahan Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (6/8/2026).
Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung mengenai pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan lingkungan dari salah satu lingkungan yang memiliki berbagai inovasi di tingkat RT.
Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa berdiskusi bersama Dr. Taufiq Supriadi Yusuf, selaku Ketua RT 08/RW 04 Malaka Jaya. Dari kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan berbagai informasi mengenai cara mengelola lingkungan dengan memanfaatkan potensi yang ada di sekitar masyarakat.
Mengubah Masalah Menjadi Potensi
Salah satu hal menarik yang dipelajari mahasiswa adalah bagaimana permasalahan lingkungan dapat diubah menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat.
Pengelolaan sampah menjadi salah satu bagian penting dalam pemberdayaan tersebut. Sampah organik dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, seperti pembuatan kompos dan pakan maggot, sementara sampah lainnya dapat dikelola melalui sistem pemilahan dan bank sampah.
Selain itu, lingkungan yang memiliki keterbatasan lahan juga dimanfaatkan untuk kegiatan produktif. Salah satu contohnya adalah pemanfaatan saluran air sebagai kolam ikan, sehingga ruang yang sebelumnya hanya berfungsi sebagai saluran air dapat memberikan manfaat tambahan bagi warga.
Belajar dari Keterlibatan Warga
Menurut hasil observasi, keberhasilan berbagai kegiatan tersebut tidak hanya berasal dari ide atau inovasi, tetapi juga dari keterlibatan masyarakat.
Warga menjadi bagian penting dalam menjaga dan menjalankan berbagai program di lingkungan mereka. Hal ini memberikan pembelajaran bagi mahasiswa KKN bahwa pemberdayaan masyarakat tidak cukup hanya dengan memberikan program, tetapi harus melibatkan masyarakat sejak proses perencanaan hingga pelaksanaannya.
Prinsip yang juga ditekankan dalam kegiatan tersebut adalah masyarakat perlu diajak “mewarnai, bukan sekadar diwarnai.” Dengan demikian, masyarakat menjadi pelaku utama dalam menciptakan perubahan di lingkungannya.
Menjadi Inspirasi bagi KKN 05 SAMASTA
Kunjungan ini memberikan pengalaman dan wawasan baru bagi mahasiswa KKN 05 SAMASTA dalam melihat pengelolaan lingkungan dari sisi yang lebih luas.
Berbagai hal yang dipelajari, khususnya mengenai pemilahan dan pengolahan sampah, pemanfaatan lahan, budidaya mandiri, serta keterlibatan masyarakat, dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa dalam menjalankan program KKN di Desa Kalisuren.
Hasil observasi juga menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat dapat dimulai dari persoalan sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dari persoalan tersebut, masyarakat dapat bersama-sama mencari solusi dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
Melalui kunjungan ini, mahasiswa KKN 05 SAMASTA tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga belajar bahwa perubahan lingkungan dapat dimulai dari tingkat paling dekat dengan masyarakat, yaitu dari lingkungan tempat tinggal sendiri.
KKN 05 SAMASTA
Berdaya Bersama, Berkarya untuk Desa. 🌱
Berita Terpopuler
SK Alih Bentuk Diserahkan, IAI Nasional Laa Roiba Bogor Resmi Menjadi Universitas Islam Nasional (UIN) Bogor
22 September 2026 |
2026 Kali
Google Scholar
14 Juli 2019 |
949 Kali
Kegiatan Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Berbasis Artificial Intelligence
27 Juli 2024 |
777 Kali
“Tingkatkan Mutu, IAI Nasional Laa Roiba Gandeng Kementerian Agama Kab Bogor untuk Kerjasama Tridharma”
08 Agustus 2024 |
764 Kali
HIMA KPI Laa Roiba Gelar Seminar Jurnalistik dihadiri oleh puluhan mahasiswa dan praktisi media
17 Maret 2023 |
692 Kali
KULIAH S2 di IAI-N LAA ROIBA
25 Juni 2024 |
689 Kali